Berita SINODE

Pastori II Jemaat GMIH Rehobot Todahe Diresmikan dan di tahbiskan hari ini: Pdt. Sefnat Hontong, M.Th "Pastori merupakan Rumah Iman"

Sumber : INFOKOM GMIH - 1 Agustus 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 Warga jemaat GMIH Rehobot Todahe wilayah Pelayanan Sahu bersukacita atas peresmian Gedung Pastori Baru. Pastori baru tersebut terletak di desa Dere yang berbatasan langsung dengan desa Todahe kecamatan Sahu kabupaten Halmahera Barat. Pastori tersebut mulai dibangun sejak peletakan batu pemula pada 27 Agustus 2023 yang berukuran 13,5 x 9, 5 itu kemudian diresmikan hari ini 1 Agustus 2025 dan khadim pentahbis dalam ibadah pentahbisan ini dilayani langsung oleh kepala Biro Umum GMIH Pdt. Anton Ngarbingan, M.Th

Harapan jemaat yang disampaikan oleh koordinator Wilayah (Korwil Sahu) Pdt. Adelbert Garedja, Sm.Th Setiap Pendeta yang bertugas dijemaat jni diharapkan tetap berada di pastori sehingga jemaat akan dengan mudah meminta pelayanan doa, selain itu ketika difasilitasi oleh jemaat maka setiap pendeta diharapkan tidak malas dan mengabaikan pelayanan. Ungkapnya.

Bagian Alkitab yang menjadi perenungan ibadah ini adalah Kolose 2:6-15 yang Dalam khotbahnya, Pdt. Anton Ngarbingan, M.Th menyampaikan bahwa Keselamatan adalah anugerah yang diberikan Allah. Bukan usaha manusia. Oleh karenanya, perbuatan baik bukanlah untuk keselamatan, melainkan krn identitas yang mengikuti dari anugerah itu. Nah dapat dibilang keselamatan itu perlu dijaga, dikerjakan. Jika dilihat dari fungsi Pastori, maka pastori adalah upaya jemaat untuk menjaga kualitas iman dalam mengerjakan keselamatan, terutama dalam menghasilkan buah iman yang baik. Dengan demikian, pastori adalah wujud simbol Pendeta menjalankan fungsinya dengan baik.

Kemudian dalam Suara Gembala BPHS Sinode GMIH yang dibawakan oleh Wakil Ketua I Pdt. Sefnat Hontong, M.Th mengapresiasi panitia pembangunan pastori ini karena memberi contoh yang baik, karena dari sekian Pekerjaan panitia pembangunan tapi di jemaat ini mempunyai saldo sebagai sisa pembelanjaan kepanitiaan ini dan patut diacungi jempol.

Wakil ketua I BPHS GMIH itu juga menegaskan hal prinsip tentang Pastori, bahwa setiap rumah adalah tempat atau sekolah pertumbuhan iman, karena dimana setiap anggota keluarga, setiap umat yang datang dirumah ini hendaknya diberi pencerahan, penguatan dan sebagainya. Sehingga dari pastori jemaat akan merasa aman dan damai. Beliau juga berharap agar jemaat ini sebagai teladan karena Gereja sebagai persekutuan orang percaya hendaknya terus diperbarui sehingga iman kepada Kristus tumbuh melalui persekutuan beribadah dan Nama Rehobot akan menjadi cermin bagi setiap orang (lih. Kis. 2:46-47)). Kemudian beliau menutup suara gembala dengan memberi ucapan selamat atas peresmian pastori. (R.Ls/tim infokom GMIH-Red)